Iklan

Iklan

Serbuan Teritorial, TNI Tanam Puluhan Ribu Mangrove

Personel TNI bersama warga  melakukan  penanaman pohon mangrove di Desa Timbulsloko Kecamatan Sayung, Demak, Jumat (2/10/2020).


Demak – Ratusan personel TNI bersama warga melakukan aksi penanaman pohon di Desa Timbulsloko Kecamatan Sayung, Demak, Jumat (2/10/2020).

Aksi tanam puluhan ribu mangrove yang dipimpin oleh Komandan Kodim Letkol Arh Mohammad Ufiz,   juga diikuti jajaran Forkopimda Demak.

Penanaman sebanyak 10.000 mangrove itu merupakan bagian dari program Karya Bhakti Serbuan Teritorial Korem 073/Makutarama di wilayah Kabupaten Demak.

Kegiatan penanaman pohon itu , semestinya dipimpin  langsung oleh Danrem 073/Makutarama Kolonel Inf Ari Yulianto, akan  tetapi yang bersangkutan  ada tugas khusus, sehingga diwakili oleh Dandim Ufiz.

"Danrem memerintahkan saya untuk mewakili. Sebenarnya Bapak Danrem mau hadir, tetapi beliau ada penugasan di Jakarta,"kata Dandim Ufiz.

Dandim Ufis menambahkan, penanaman mangrove tersebut sebagai upaya  untuk melestarikan alam, khususnya di wilayah pesisir.  
Dengan penananaman mangrove ini diharapkan kedepan dapat mengurangi erosi dan abrasi di wilayah Kecamatan Sayung yang mengakibatkan daratan semakin lama semakin hilang.

"Fungsi mangrove ini sangat luar biasa, selain untuk menahan erosi dan abrasi,  daun hingga akarnya sangat bermanfaat dan bisa digunakan apa saja oleh masyarakat," tuturnya.

Sementara Bupati Demak, M Natsir menyatakan bahwa pihaknya akan terus berupaya dan berusaha untuk masyarakat Kabupaten Demak terutama yang berada di wilayah Kecamatan Sayung agar sejahtera seperti dengan daerah lainnya, salah satunya dengan penanaman magrove yang dilakukan oleh TNI.

Pihaknya juag akan terus mengusulkan ke Pemerintah Pusat terkait pembangunan jalan (tanggul) menuju Desa Tambakbulusan dan Desa Kedungmutih.

"Ini dulunya jalur menuju Tambakbulusan dan Kedungputih, saat ini jalannya sudah tertutup air laut. Kita akan terus upayakan untuk dikembalikan menjadi jalur seperti pada awalnya dahulu," kata Bupati Natsir.

Menurut Natsir ,  jika tanggul tersebut dapat menyambung dan menjadi jalur kembali, dirinya yakin beberapa tahun kemudian desa-desa yang ada di pesisir akan dapat hidup kembali.

"Kita berupaya membangun tanggul laut, otomatis kawasan ini akan kembali lagi menjadi daratan lagi. Ini ikhtiar kita, bersama," ujarnya. (red)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh wibs24. Diberdayakan oleh Blogger.