Iklan

Iklan

Kasus Covid-19 Delapan Kabupaten Naik,Ganjar Minta Kepala Daerah Siaga

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

SEMARANG,BOLOMOE.com – Peningkatan kasus Covid-19 di Jawa Tengah tidak hanya terjadi di Kabupaten Kudus. Ada sejumlah daerah lain di Jateng yang menunjukkan adanya peningkatan, diantaranya Karanganyar, Sragen, Wonogiri, Banyumas, Cilacap, Klaten dan Jepara.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus memantau delapan daerah kasus peningkatan Covid-19. Di delapan kabupaten itu, menurut Ganjar tejadi peningkatan kasus covid yang tinggi. Khusus Cilacap, perhatian dikarenakan munculnya covid jenis baru.

"Cilacap ada varian baru.  Permintaan dari Banyumas Pemprov terlibat. Harapannya ada kesepakatan antara keduanya, bagaimana pergerakan orang di sana diatur. Itu penting,"kata Ganjar , Jumat (28/5/2021).

Ganjar mengucapkan terimakasih karena Kapolda, Pangdam, Kapolres, Dandim,Babinsa/Babhinkamtibmas yang memutuskan untuk menutup dan dilakukan pengetatan di beberapa daerah yang mengalami peningkatan. Langkah itu adalah langkah tepat dilakukan untuk menurunkan penularan Covid-19.

"Saya sangat berterimakasih kepada Kapolda, Pangdam, Kapolres, Dandim, Babinsa/Babhinkamtibmas," ucap Ganjar.

Ganjar juga meminta seluruh kepala daerah di Jawa Tengah untuk siaga. Sebab prediksinya benar, bahwa setelah ada ramai-ramai beberapa waktu lalu, akan terjadi peningkatan yang tinggi.

"Maka ini warning untuk semuanya. Saya minta semua kepala daerah hati-hati. Semua kerumunan yang sifatnya keramaian tolong dibatasi dan diperketat," ujar Ganjar.

Ganjar meminta para kepala daerah agar memberikan peringatan dan terus mengedukasi masyarkat dengan baik agar tidak menggelar kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan. Menurutnya, Kapolda Jateng dan Pangdam IV Diponegoro sudah membantu dengan mengambil tindakan tegas dan masyarakat harus mendukungnya.

“Kita harus mengambil tindakan tegas itu. Ditutup. Maka saya minta ditutup. Artinya kita butuh dukungan masyarakat hari ini. Jangan sampai kasus yang terjadi di Kudus terjadi di tempat lain," tegas Ganjar. (Kus)

 

 

 

 

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh wibs24. Diberdayakan oleh Blogger.