Iklan

Iklan

Satpol PP Semarang Gencar Bagi Sembako Sembari Edukasi Prokes



Petugas Satpol PP Kota Semarang terus berkampanye dan mengedukasi masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan di tengah pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sembari bagi bagi sembakao, Kamis (22/7/2021)

SEMARANG,BOLOMOE.com - Satpol PP Kota Semarang terus berkampanye dan mengedukasi masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan di tengah pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Edukasi dilakukan dengan cara yang lebih humanis, yakni bagi bagi sembako sembari mengajak warga untuk mematuhi protokol kesehatan, yakni memakai masker,mencuci tangan,menjaga jarak,menjahui kerumun serta mengurangi mobilitas.

Petugas berjalan dari Mako Satpol PP ke lingkungan sekitar. Masing-masing membawa paket sembako dan mendatangi rumah warga sembari mengedukasi agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Petugas juga mengingatkan warga untuk melaporkan kepada RT setempat apabila mengalami sakit dengan gejala mengarah ke Covid-19.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, penertiban yang dilakukan petugas Satpol PP saat PPKM darurat menimbulkan kontra di kalangan masyarakat. Saat ini, pihaknya mencoba lebih bersifat humanis dengan cara edukasi masyarakat sembari membagi sembako. Upaya ini di samping membantu warga yang terdampak pandemi juga agar warga tetap waspada terhadap penularan Covid-19.

"Kami melaksanakan perintah pusat, Mendagri, untuk tegas, santun, dan humanis, dalam menegakan aturan. Kemarin, kami punya ide untuk iuran. Semua anggota satpol iuran untuk membeli sembako," papar Fajar seperti dikutip dalam rilisnya, Kamis (22/7/2021).

Meski Pemerintah Kota Semarang telah mengalokasikan anggaran untuk bantuan sosial bagi warga terdampak, lanjut Fajar, petugas Satpol PP ingin turut serta membantu warga dengan melakukan iuran. Dari 365 anggota, terkumpul dana senilai Rp 13,5 juta yang kemudian dibelanjakan paket sembako berisi mie instan, susu, minyak goreng, dan beras.

Tahap pertama, ada 120 bungkus. Sebanyak 60 bungkus yang dibagikan kepada warga di lingkungan sekitar Mako Satpol PP Kota Semarang. Selanjutnya, akan dibagikan ke warga lainnya yang terdampak antara lain pedagang kaki lima (PKL), tukang becak, penyapu jalan, dan ojek online.

"Kami prioritaskan warga sekitar dulu. Nanti 10 hari ke depan kami akan keliling untuk membagikan sembako sambil sosialisasi kepada masyarakat untuk tetap pakai masker. Apalagi, sekarang paling beken klaster keluarga dan perkantoran," jelasnya. (Kus)

 

 

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh wibs24. Diberdayakan oleh Blogger.